Tampilkan postingan dengan label PUISI KU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI KU. Tampilkan semua postingan

IBU

IBU....
Kau Penerang dalam kegelapan
Kau Penopang disaat ku rapuh
Kau Pencerah hari-hariku

IBU....
Kau Perjuangkan hidupmu untukku
Kau rela mati untuk nyawaku
Kau pertaruhkan seluruh jiwa dan ragamu

Hidupku adalah Hidupmu
Sakitku adalah Sakitmu
Bahagiaku adalah Bahagiamu
Sedihku adalah sedihmu
Senangku adalah Senangmu

IBU....
Sungguh besar semua pengorbananmu untukku
Betapa besar rasa cintamu untukku
Tak ada yang bisa menggantikanmu
Takkan pernah dirimu dengan apapun
Kuingin selalu bersamamu IBU ...
Teruslah menjagaku ..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bintang Sirius


Bintang Sirius


Aku ingin menjadi bintang sirius
Seburuk apapun cuacanya
Bintang itu akan tetap bersinar terang
Memancarkan sinar indahnya

Aku juga ingin menjadi penerang untuk orang lain
Yang berlindung gelap dalam terangku
Namun mengapa aku ?
Mengapa aku yang harus terlindungi dari gelap

Aku takut gelap ini menghantuiku
Seakan bersenang melihat ketakutanku
Ibu ...
Jagalah aku dengan kasih sayang mu
Dan ketelusan mu

Ibu ...
Aku tak mampu berdiri sendiri
Aku tak kuat menahan sakitnya cacian maki
Aku tak sanggup jika terus berlinang air mata
Namun mengapa aku menjadi kegelapan dalam terangnya mereka




                                                                                    By Laili Ula Arfanti




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MENGAPA


Mengapa .....
Mengapa ? ? ?
Mengapa ???
Aku hanya terdiam membisu
Melihat cahaya yang mulai redup
Cahaya yang mengilaukan tapi menghangatkan
Seakan mengetahui kesakitanku

Hembusan udara yang menyeretku dalam khayalan
Yang hanya menjadi sebuah mimpi  terpendam
Dan tiada ada kata yang dapat terucap
Seakan membisu menjadi jalan terang  dalam jalanku yang gelap

Mengapa ??
Hanya tetesan air mata
Yang sanggup mengarungi jalan ku
Melangkahkan kaki yang mulai melemah dan menyerah
Kuingin terlepas dari rasa yang mengikatku
Rasa yang menyiksa batin ku

Mengapa ??
Aku sanggup menahan perihnya luka ini
Menahan setiap goresan ini,
Kuingin menghilang dari riuhnya keramaian
Menjadikan diriku sebagai diriku sendiri
Mengembalikan waktu yang hilang sia-sia

Aku mencintaimu dengan rasa sakit yang kumilki
Aku terlalu rapuh untuk merasakannya
Aku tak mampu membiarkan mu terus berlari dalam bayangku...
Hingga kejenuhan mulai merangkulku

                                                                                                By Laili Ula Arfanti

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS